
Dame Agatha Mary Clarissa Christie adalah seorang penulis fiksi kriminal Inggris. Dia juga menulis kisah-kisah roman dengan nama Mary Westmacott. Agatha Christie adalah penulis kisah misteri paling terkenal di dunia dan pengarang yang karyanya paling laku sepanjang masa. Buku-bukunya telah terjual sebanyak lebih dari satu miliar eksemplar dalam bahasa Inggris dan satu miliar lagi dalam 45 bahasa asing (hingga 2003).
Christie menerbitkan lebih dari 80 novel dan sandiwara teater yang kebanyakan merupakan kisah detektif dan misteri ruangan tertutup, banyak dari karyanya tersebut yang berkisah mengenai salah satu tokoh serialnya, Hercule Poirot atau Miss Marple. Dia adalah seorang tokoh besar dalam fiksi detektif untuk keberhasilan komersialnya dan inovasinya dalam genre tersebut.
Meskipun dia suka mempersulit kisahnya dengan teka-teki yang lain dari umumnya, dia juga sangat teliti dalam "bermain adil" terhadap para pembacanya dengan memastikan bahwa semua informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan teka-tekinya diberikan. Salah satu karya awalnya, "Pembunuhan atas Roger Ackroyd", terkenal untuk akhir ceritanya yang mengejutkan.
Siapa yang tak kenal Agatha Christie, novelis andal yang telah menulis puluhan novel misteri paling terkenal dalam sejarah literatur. Christie bahkan mendapat julukan 'ratu kejahatan' dan 'ratu misteri' karena kisah-kisah pembunuhan yang ditulisnya.
Sebagai seorang seniman yang menuai status selebriti pada zamannya, kehidupan pribadi Agatha Christie ikut menjadi sorotan. Namun Christie sendiri cenderung menghindari publisitas, sehingga fakta-fakta tentang dirinya baru terungkap bertahun-tahun setelah kematiannya.
- Beberapa tokohnya terinspirasi oleh orang-orang di sekitar
Hercule Poirot, detektif rekaan Christie terinspirasi dari para penyidik fiktif dari novel lain maupun di kehidupan nyata, antara lain Sherlock Holmes yang metode penyelidikannya dia cela di salah satu novel, Hercule Popeau, Monsieur Poiret, dan Inspector Hanaud. Namun mengenai sosok Poirot yang eksentrik dan berkebangsaan Belgia, Christie mengaku kalau dirinya mencomot sosok seorang pria asing dengan dandanan aneh yang ditemuinya di stasiun. Karakter Miss Marple diambilnya dari sosok neneknya, Margaret West Miller. - Punya pengetahuan mendalam mengenai racun
Walaupun menulis cerita misteri yang selalu berlatar pembunuhan, Christie tergolong penulis yang tak suka kekerasan. Kematian di dalam buku-bukunya jarang digambarkan dengan sadis. Detektif-detektifnya juga hampir tak pernah menenteng pistol. Salah satu 'senjata' pembunuh yang paling sering dia gunakan dalam cerita adalah racun. Perempuan yang sempat bekerja sebagai perawat pada masa Perang Dunia ini memang punya pengetahuan mendalam mengenai racun dan obat-obatan. - Sempat dinyatakan hilang selama 10 hari
Sama misterius dengan novel-novelnya, Agatha Christie sempat menghilang dan menjadi objek pencarian polisi selama 10 hari pada tahun 1926. Hilangnya Christie yang sudah menjadi penulis kondang menjadi berita heboh di media massa kala itu. Rupanya Christie hanya menenangkan diri dengan melakukan perjalanan tanpa memberi tahu satu pun keluarga dan kerabatnya. Kabarnya, saat itu Christie tengah depresi karena sang suami, Archie berselingkuh dan meminta perceraian. - Gagal jadi perokok
Pada era jazz di tahun 1920-an, merokok dianggap sebagai kebiasaan yang trendy di kalangan sosialita. Tak hanya lelaki, kaum wanita pun merokok demi pergaulan. Namun Agatha Christie tak termasuk di antaranya. Penulis Curtain ini mengaku kalau dirinya sempat mencoba, namun tak pernah bisa mengembangkan kebiasaan merokok karena tak menyukainya. - Benci jadi selebriti
Agatha Christie hidup bak sosialita bersama keluarga dan kawan-kawannya, namun dia tak berniat menjadi selebriti. Christie enggan difoto sebagai penulis. Dia bahkan meminta secara khusus agar fotonya tak dipajang di sampul belakang buku, hal yang biasa pada zaman tersebut. Dia juga tak mau berpidato di depan umum.
AGATHA CHRISTIE RATU KEJAHATAN DUNIA
Reviewed by Jesicca Liem
on
4:09 PM
Rating:
Reviewed by Jesicca Liem
on
4:09 PM
Rating:

No comments: